Langsung ke konten utama

Memaknai hari


Hari terus berjalan dan tak henti, ia bagaikan roda yang terus berputar menuju arah yang pasti. Namun seringkali kita merasa berjalanan dalam rutinitas yang menjemukan karena kita kira sedang berada di tempat yang sama. Bagun, beraktivitas, makan minum dan tidur namun usia terus bertambah dan jam demi jam terus bergerak. Siapa sangka hidup ini terus berubah dan menjadi tua. Tiba-tiba ada yang lahir dan tiba-tiba ada yang mati. Serasa baru kemarin kita bersama dan menikmati hari-hari yang ada.

Memaknai hari memang tak mudah bila kita tak bijak. Roda kehidupan terus berputar, namun apakah di sana kita dapat menangkap kebahagiaan dan kasih Tuhan. Ingatlah di dalam hari yang kita jalani di sana ada kesempatan, di sana ada waktu yang berharga serta ada kasih Tuhan yang istimewa. Gairah kita bukan saat kita bisa melaluinya dengan baik tetapi saat kita bisa memaknai dan menaruh makna dalam kehidupan. Tak masalah bahwa suatu saat kita akan berlalu namun setidaknya setiap hari kita bisa mengukir dan mewarnai kehidupan itu. Dan pada saatnya gambar dan ukiran itu terbentuk dengan sempurna.

Maknai hari bukan karena untung rugi namun karena ada isi yang dapat kita warisi. Iman teguh menolong kita untuk memegang tangan Tuhan dan berjalan bersama-Nya. Kasih-Nya menolong kita untuk lebih peduli dan peka dengan sesama yang ada disekitar kita terutama mereka yang Tuhan hadirkan dalam keluarga. Ingatlah warna hidup pasti lebih indah saat orang disekitar kita bisa merasakan kehadiran kita ditengah mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani sesuai dengan Karunia

Jika karunia untuk melayani , baiklah kita melayani ; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasehati, baiklah kita menasehati. Roma 12:7,8 Karunia adalah suatu anugerah khusus yang diberikan oleh Allah kepada para pengikut Kristus untuk membangun Jemaat-Nya sehingga mereka boleh menikmati kehidupan yang penuh sukacita, damai sejahtera, serta dapat melakukan peribadatan yang benar kepada Allah dan dapat bertumbuh melaluinya. Di dalam 1 Korintus 12, kita dapat menemukan macam-macam karunia yang Tuhan anugerahkan kepada orang percaya.  Karunia bukanlah menjadi ajang untuk pertunjukan atau ajang pamer kemampuan rohani, tetapi menjadi kesempatan untuk orang percaya memberitakan tentang kemurahan Allah dan kasih-Nya kepada sesama orang percaya dan kepada mereka yang belum percaya. Kita sadar bahwa masing-masing orang memiliki karunia yang berbeda-beda, karena itu sangatlah baik kalau perbedaan karunia menjadi kesempatan untuk saling memperlangkap...

Kalkulasi Untung Rugi

Disetiap dimensi kehidupan setiap orang sering berhitung tentang untung atau rugi. Bila untung dijalani dan bila rugi maka berhenti. Tak ada orang yang rela rugi semua orang ingin untung. Untung dianggap rejeki sementara rugi dianggap buntung. Nilai materi menjadi takaran di sana. Setidaknya kuantitas menjadi bertambah dari sebelumnya. Memang betul di dalam dunia usaha semuanya itu berlaku dan harus terjadi. Namun bagaimana dengan dunia sosial? Yang memang tidak ada yang dijual agar orang membelinya dan agar dia mendapat untung. Menariknya untung rugi pun menjadi takaran yang harus terjadi di sana. Dunia religi pun tak mau kalah. Dari agama yang kita anggap tidak benar sampai kepada agama yang kita anut sekalipun untung rugi tetap menjadi penentu. Siapa yang untung dan siapa yang rugi menjadi tak jelas. setiap orang datang kepada Tuhan ingin sesuatu yang menguntungkan, dengar saja perkataannya saat pulang dari gereja, "aku tadi gak dapat apa-apa"...

Anak Panah di Tangan Pahlawan

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan,  demikianlah anak-anak pada masa muda. Mazmur 127:4 Pada hari ini saya membaca sebuah buku yang sangat bagus yang berjudul, Pelajaran dari Ayah ditulis dan dikumpulkan oleh Joan Aho Ryan.  Pada halaman 27 dia mengutip kata-kata Will Rogers Jr., yang berbunyi " Warisan kepada anak-anaknya bukan kata-kata atau harta milik, tetapi harta karun yang tak terucapkan, harta karun teladannya sebagai seorang pria dan seorang ayah.  Lebih dari apa pun yang kumiliki, aku berusaha mewariskan itu kepada anak-anakku."     Pahlawan yang sudah mahir memanah tidak akan pernah salah membidik sasarannya.  Anak panah adalah andalan bagi seorang pahlawan. Seorang pahlawan tidak pernah salah memperlakukan anak panah yang dia punyai, ia akan menaruhnya dalam tabung panah dengan baik dan mempergunakannya tepat pada waktunya.  Berbicara tentang anak, bukan hanya berbicara tentang pribadi yang lucu saat ia di...