Matius 6:19-24, Suatu koreksi yang baik bagi kehidupan yang kita jalankan dalam keseharian ternyata pilihan pengabdian ada ditangan orang perorangan. Kita sudah terbiasa memaknai hidup dengan suatu keinginan dan hasrat untuk mencari harta kekayaan. Segala tujuan, pikiran dan tenaga kita habiskan untuk suatu kesenangan meraih harta yang menurut kita menjadi kekuatan dan modal penting dalam kehidupan. Sehingga sebetulnya berbagai tumpukan harta demi harta kita mulai kembangkan demi aset perjalanan hidup. Kalau pun itu tidak berbentuk uang, tapi juga bisa berbentuk barang, entah itu rumah, tanah, mobil mewah dan perhiasan yang tak terbilang harganya. Putaran kehidupan seakan mengisahkan bahwa tak ada orang seperti hidup menjadi kosong dan tanpa arti. Orang sudah tak lagi memandang harta sebagai kepunyaan yang sebagai alat penunjang dalam kehidupan namun sebagai inti pencapaian yang harus diutamakan. Di sana mereka menaruh makna, arti, nilai dan keber...