Ketika Nehemia mendengar dari orang sebangsannya bahwa tembok Yerusalem telah roboh dana terbakar maka hatinya sangat sedih dan tersentak serta bertekad untuk membangun kembali tembok yang telah roboh itu. Karena itu, ia meminta surat ijin dari raja Artasasta untuk kembali ke Yerusalem dan membangun tembok yang roboh tersebut. Keinginannya itu disampaikan kepada orang-orang sebangsanya "Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni Yerusalem telah menjadi reruntuh an dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Mari, kita bangun kembali tembok Yerusalem, supaya kita tidak lagi dicela (Nehemia 2:17)." Maksud dari pembangunan tembok itu sangat jelas, agar nama bangsanya dan Tuhan mereka tidak dicela. Selain sebagai keamanan, tembok tersebut adalah simbol harga diri dan martabat suatu bangsa. Mengapa ia ingin kembali membangun tembok itu? Karena ia mengasihi Tuhan dan bangsanya. Kita baru saja merayakan HUT RI ke-71 Tahun. Negara kita adalah negara yang kaya, setidaknya ...