Alkitab memang memberikan gambaran mengenai karunia-karunia roh. Baik itu karunia berbahasa roh, bernubuat, mengajar, menasihati, memimpin dan lainnya. Namun, karunia itu bukanlah sebuah jaminan mutlak yang membuat seseorang dipandang lebih hebat atau lebih kudus dari yang lainnya. Ananias, orang yang diutus Tuhan untuk menyembuhkan mata Saulus di Damsyik, tidaklah diceritakan lebih jauh dalam alkitab. Padahal, dirinya seolah memiliki karunia yang “luar biasa” di mana orang buta (Saulus) dan menjadi sembuh dan membuka matanya. Karunia itu tidak dipandang sebagai sesuatu yang pantas dibesar-besarkan dalam cerita-cerita tokoh-tokoh dalam alkitab. Paulus sendiri adalah orang yang ditunjuk Tuhan dan dipakai Tuhan luar biasa untuk memenangkan banyak jiwa. Paulus membuat banyak mujizat, bahkan saputangannya pun dapat menyembuhkan orang sakit. (Kis 19:11-12). Namun Paulus sendiri sudah berseru pada Tuhan untuk mencabut...