Langsung ke konten utama

Usia Bertambah




Bertambahnya usia adalah hal yang sangat istimewa meski tak selalu dirayakan dengan pesta dan kemewahan namun setidaknya kita diingatkan lagi tentang kapan kita lahir ke dalam dunia serta perjuangan seorang ibu dan ayah yang luar biasa. Hidup memang memiliki titik awal yang penuh gembira dan kita disambut dengan sukacita. Setiap hari kita bertumbuh semakin kuat secara fisik, mengenal kata setidaknya bisa panggil papa dan mama. Bila ulang tahun pun tiba kita mulai merasa ada pertambahan usia, di dalamnya kita senang karena ada ucapan, perhatian dan hadiah istimewa, tak heran momentum bahagia itu dirayakan oleh keluarga bahkan saudara dan teman-teman. Akibatnya orang-orang disekeliling kita turut gembira.

Namun pernahkah kita mulai berpikir? siapakah yang memberikan pertambahan usia dan kenapa Ia memberikannya? Kita hanya tahu momentum itu, namun lupa untuk melihat bahwa ada seseorang yang memberikan momentum itu bagi kita. Entah kenapa kita senang sekali saat berulang tahun, sampai-sampai kadang-kadang manusia lupa merayakannya dengan rasa syukur kepada Tuhan. Sehingga seakan baginya waktu itu bergulir dan perlu dinikmati secara liar. Akibatnya tanpa menaruh makna, pesta liar pun dilakukannya. Enrah itu pergi ke diskotik, minum-minuman keras dan hal exstrim yang merusak lainnya pun dilakukan. Maaf kata, bahkan ada yang merayakannya dengan menghambur-hamburkan uang dan pesta sex. Yang menyedihkan mereka senang untuk sementara namun merana untuk selamanya.


Karena itu, kiranya momentum bahagia bisa dipergunakan untuk hal-hal yang berguna bagi diri sendiri. Misalkan kita mengambil waktu untuk perenungan pribadi, memikirkan makna hidup dan bagaimana mengisi hidup untuk kemuliaan Tuhan. Dalam relasi dengan orang lain bagaimana aku menjadi berkat bagi mereka dan membagi yang ada padaku bagi sesama yang membutuhkan. Ada orang-orang ketika bertambah usia mereka merayakannya bersama dengan orang-orang yang kurang beruntung. Bagi mereka sangat puas apabila bisa berbagi rejeki dan menikmati kebersamaan dengan sesama yang berkekurangan. Dengan demikian semakin usia bertambah, semakin kita bisa hidup bermakna bagi orang disekitar kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembaharuan Budi

Menjadi suatu proyek yang sangat penting bagi orang Kristen untuk melakukan dan mengalami pembaharuan budi di dalam dirinya sebagai orang yang percaya kepada Kristus sehingga terus bertumbuh dan dibagun di atas dia dengan kokoh.  Roma 12:2, menegaskan bahwa kita hidup, "Jangan menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." Suatu kali ada seorang anak laki-laki berusaha untuk membuka kuncup bunga.  Dengan sangat hati-hati ia memegang bunga itu, tetapi akhirnya kelopak-kelopak bunga itu malah hancur di tangannya.  Dengan merasa sangat jengkel, ia memandang ibunya dan bertanya, "Mengapa kuncup bunga ini hancur ketika aku mencoba untuk membukanya?" Terkejut oleh kedalaman pertanyaan anaknya, sang ibu menjadi terdiam.  Kemudian anak laki-laki itu berseru "Oh, saya tahu! Waktu Allah membuka bunga ini, ia membukanya da...

Melayani sesuai dengan Karunia

Jika karunia untuk melayani , baiklah kita melayani ; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasehati, baiklah kita menasehati. Roma 12:7,8 Karunia adalah suatu anugerah khusus yang diberikan oleh Allah kepada para pengikut Kristus untuk membangun Jemaat-Nya sehingga mereka boleh menikmati kehidupan yang penuh sukacita, damai sejahtera, serta dapat melakukan peribadatan yang benar kepada Allah dan dapat bertumbuh melaluinya. Di dalam 1 Korintus 12, kita dapat menemukan macam-macam karunia yang Tuhan anugerahkan kepada orang percaya.  Karunia bukanlah menjadi ajang untuk pertunjukan atau ajang pamer kemampuan rohani, tetapi menjadi kesempatan untuk orang percaya memberitakan tentang kemurahan Allah dan kasih-Nya kepada sesama orang percaya dan kepada mereka yang belum percaya. Kita sadar bahwa masing-masing orang memiliki karunia yang berbeda-beda, karena itu sangatlah baik kalau perbedaan karunia menjadi kesempatan untuk saling memperlangkap...

Pendiri Operation Mobilization, George Verwer

Geoger Verwer lahir pada   3 Juli, 1938 dan ia adalah seorang pendiri Lembaga yang kita kenal sebagai Operation Mobilization (OM), sebuah organisasi misi Kristen. Verwer telah menulis beberapa buku tentang berbagai tema Kristen. Dia adalah pendukung gigih pemuridan radikal sebagai satu-satunya pilihan yang sah bagi orang-orang yang percaya pada Yesus. Verwer mengenal kekristenan melalui tetangganya, Dorothea Clapp, yang memberinya Injil Yohanes yang kemudian membuatnya mengambil suatu komitmen secara pribadi kepada Kristus, dan mengarahkan hidupnya sepenuhnya kepada-Nya. Suatu ketika saat di Sekolah Tinggi Ramsey di Ramsey, New Jersey, ia pergi ke sebuah pertemuan Jack Wyrtzen di mana Billy Graham berbicara di Madison Square Garden, di New York City. Melaluinya ia bertobat menjadi Kristen, pada usia 16 tahun . Dan dalam setahun, sekitar 200 dari teman-teman sekelasnya menjadi Kristen. Dia memiliki keyakinan yang kuat untuk menginjili di tanah asing. Dia mulai dengan dist...