Langsung ke konten utama

Postingan

Penyerahan Total kepada-Nya

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak. Mazmur 37:5 Kata penyerahan memang tak menyenangkan karena seakan kita dikondisikan dalam keadaan yang lemah dan pasrah serta berkonotasi negatif. Namun dalam konteks ini bukan demikian, berserah mengandung arti bahwa kita dengan sengaja dan dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati menaruh diri dalam kekuatan tangan-Nya, bukan hanya pada saat kita lemah dan tidak berdaya namun saat kita seakan terlihat kuat sekalipun kita perlu bersandar teguh pada-Nya.   Sebab Dialah sumber kekuatan hidup kita.   Di dalamnya kita memiliki nafas hidup, sukacita dan kegirangan serta pimpinan yang sempurna.   Bersama dengan Tuhan kita dimampukan untuk berani menghadapi setiap situasi hidup.   Naik dan turunnya kehidupan bukan suatu hambatan sebab Tuhan berjalan di depan dan memimpin kita.   C.S. Lewis dalam Chronicles of Narnia menggambarkan Allah sebagai singa yang luar biasa baik dan a...

Kepedulian dalam Keberimanan

Ibrani 13:3 Gereja di dalam PB memandang orang-orang percaya dan menyapa satu sama lain sebagai saudara-saudara seiman di dalam Kristus (bd. 1Tes 4:9-10 ; 1Pet 1:22 ; 2Pet 1:7 ). Persaudaraan Kristen merupakan akibat dari hubungan bersama dengan Bapa dan Putra tunggal-Nya (Ibr 1:2) Pada waktu kita mengambil bagian dalam kasih karunia Kristus, kita semua menjadi anak-anak bersama Dia dan ahli waris bersama dari berkat-berkat Bapa ( Ibr 1:2 ; Yoh 1:12-13 ; Rom 8:14-17 ; Ef 1:5-7 ). Sebagai akibat persaudaraan ini, kita diajarkan oleh Bapa untuk saling mengasihi ( 1Tes 4:9 ; 1Yoh 4:11 ). Surat Ibrani ditulis ketika Jemaat Kristen dicurigai oleh masyarakat dan pemerintah setempat.   Sebab Jemaat Kristen pada umumnya tidak mau bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan setempat yang mengikrarkan sumpah-sumpah rahasia dan menjalankan berbagai upacara yang bertentangan dengan iman Kristen.   Oleh karena itu, mereka mendapatkan perlakukan yang tidak menyenangkan dan tida...

Saat Badai Itu Datang

Tiba-tiba angin ribut yang hebat sekali melanda danau sehingga perahu dipukul ombak. Pada waktu itu Yesus sedang tidur. Matius 8:24 Siapa yang tak pernah tertimpa badai hidup? Dapat dipastikan bahwa semua orang pernah mengalaminya.   Besar atau kecil itu tergantung dari permasalahan dan daya tahan menghadapinya.   Mulai dari masalah yang sangat serius sampai pada masalah yang yang sangat sederhana namun tentu saja semua masalah dapat menimbulkan goncangan dalam menapaki kehidupan.   Putus dari pacar, putus hubungan kerja, masalah keuangan, terlilit hutang, perceraian dan hubungan keluarga, perusahan koleps dll.   Banyak hal yang bisa menimbulkan badai dalam hidup. Tentu hal itu tak hanya kita yang mengalaminya, tetapi sebetulnya banyak orang mengalami hal yang sama. Perjalanan hidup memang tak semudah dan seindah yang kita pikirkan.   Terkadang hal yang kita impikan justru tidak terjadi, namun sebaliknya yang tak pernah diundang justru datang men...