Langsung ke konten utama

Pendapatan Seorang Hamba Tuhan tidak Terpengaruh Dollar

 "TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."
 Ulangan 28:8

Seorang teman bercakap-cakap dengan saya ditelephone, dan membicarakan tentang bagaimana sulitnya melakukan usaha pada saat ini.  Pasalnya harga rupiah sedang melemah, masuk pada level Rp. 13.000/dollar.  Dan hal ini menyebabkan para pengusahan menjadi sangat terganggu dan mengalami frustasi karena usaha mereka pun terkena imbasnya.  Seolah-oleh melakukan usaha apa pun mengalami jalan buntu, bahkan apesnya bisa mengalami bangkrut.

Baginya, mungkin lebih enak usaha air isi ulang, karena tidak terpengaruh dollar, katanya.  Dan secara spontan dia berkata, "kalau hamba Tuhan mah, pendapatannya tidak terpengaruh oleh dollarkan Pak?"  Iya juga sih,..hehehee sahutku.  Memang si gak terpengaruh dollar, tapi kalau usaha Jemaat mandeg ya, terpengaruh juga sih. 

Namun realitas sesungguhnya adalah apakah benar bahwa dollar sedemikian mempengaruhi pendapatan kehidupan orang percaya? Namun firman Tuhan berkata, "Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya." Mazmur 25:12. Dan di dalam Ulangan 28:8 dikatakan, "TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."

Dengan  kata lain bahwa kita tidak perlu takut dengan kondisi apapun karena Tuhan akan menunjukkan jalan yang harus kita pilih. Tuhan tidak akan pernah habis cara untuk memberkati kita dan usaha yang kita kerjakan karena Dia akan memerintahkan berkat turun ke atasmu.

Hal ini membuat kita belajar untuk tidak terlalu cepat panik dengan adanya goncangan ekonomi yang ada dalam dunia ini. Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati dan bergantung penuhlah pada-Nya. Karena Tuhanlah yang mengatur hidup kita dan Dialah gembala kita.  Kita ini adalah umat pilihan-Nya dan domba gembalaan-Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani sesuai dengan Karunia

Jika karunia untuk melayani , baiklah kita melayani ; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasehati, baiklah kita menasehati. Roma 12:7,8 Karunia adalah suatu anugerah khusus yang diberikan oleh Allah kepada para pengikut Kristus untuk membangun Jemaat-Nya sehingga mereka boleh menikmati kehidupan yang penuh sukacita, damai sejahtera, serta dapat melakukan peribadatan yang benar kepada Allah dan dapat bertumbuh melaluinya. Di dalam 1 Korintus 12, kita dapat menemukan macam-macam karunia yang Tuhan anugerahkan kepada orang percaya.  Karunia bukanlah menjadi ajang untuk pertunjukan atau ajang pamer kemampuan rohani, tetapi menjadi kesempatan untuk orang percaya memberitakan tentang kemurahan Allah dan kasih-Nya kepada sesama orang percaya dan kepada mereka yang belum percaya. Kita sadar bahwa masing-masing orang memiliki karunia yang berbeda-beda, karena itu sangatlah baik kalau perbedaan karunia menjadi kesempatan untuk saling memperlangkap...

Kalkulasi Untung Rugi

Disetiap dimensi kehidupan setiap orang sering berhitung tentang untung atau rugi. Bila untung dijalani dan bila rugi maka berhenti. Tak ada orang yang rela rugi semua orang ingin untung. Untung dianggap rejeki sementara rugi dianggap buntung. Nilai materi menjadi takaran di sana. Setidaknya kuantitas menjadi bertambah dari sebelumnya. Memang betul di dalam dunia usaha semuanya itu berlaku dan harus terjadi. Namun bagaimana dengan dunia sosial? Yang memang tidak ada yang dijual agar orang membelinya dan agar dia mendapat untung. Menariknya untung rugi pun menjadi takaran yang harus terjadi di sana. Dunia religi pun tak mau kalah. Dari agama yang kita anggap tidak benar sampai kepada agama yang kita anut sekalipun untung rugi tetap menjadi penentu. Siapa yang untung dan siapa yang rugi menjadi tak jelas. setiap orang datang kepada Tuhan ingin sesuatu yang menguntungkan, dengar saja perkataannya saat pulang dari gereja, "aku tadi gak dapat apa-apa"...

Anak Panah di Tangan Pahlawan

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan,  demikianlah anak-anak pada masa muda. Mazmur 127:4 Pada hari ini saya membaca sebuah buku yang sangat bagus yang berjudul, Pelajaran dari Ayah ditulis dan dikumpulkan oleh Joan Aho Ryan.  Pada halaman 27 dia mengutip kata-kata Will Rogers Jr., yang berbunyi " Warisan kepada anak-anaknya bukan kata-kata atau harta milik, tetapi harta karun yang tak terucapkan, harta karun teladannya sebagai seorang pria dan seorang ayah.  Lebih dari apa pun yang kumiliki, aku berusaha mewariskan itu kepada anak-anakku."     Pahlawan yang sudah mahir memanah tidak akan pernah salah membidik sasarannya.  Anak panah adalah andalan bagi seorang pahlawan. Seorang pahlawan tidak pernah salah memperlakukan anak panah yang dia punyai, ia akan menaruhnya dalam tabung panah dengan baik dan mempergunakannya tepat pada waktunya.  Berbicara tentang anak, bukan hanya berbicara tentang pribadi yang lucu saat ia di...