Langsung ke konten utama

Mutiara Kehidupan


Kehidupan yang kita jalankan menyimpan banyak mutiara yang tak terkira. Banyak orang terlalu sibuk mencari harta karun dan harta terpendam agar mereka bisa menikmati hidup dan merayakannya. Namun satu alasan yang mestinya membuat kita berbeda dari mereka yang tak beriman pada Kristus kita menjalani hari bukan untuk mengejar dan mencari mutiara-mutiara yang ada di luar sana. Namun pada titik yang terpenting bagaimana mutiara itu bisa kita koleksi dan memampukan kita untuk berbahagia dan berjalan dengan pasti. Kristus telah mendatangkan mutiara yang tiada tara, Ia memberikan hidupnya untuk kehidupan kita sehingga kita dapat menjalani hidup dengan penuh warna dan tak terbantah. Ketekunan sebagai orang percaya memampukan kita untuk mengisi hidup tidak dengan ruang hampa namun dengan aktual di setiap area.

Mutiara kehidupan tak sekedar menjelajah dunia dengan penuh kisah tawa dan canda, namun dengan penuh perjuangan dan rintangan bahkan jalan sulit namun ditengah air yang pahit pun kita bisa mengecap rasa manis yang menyegarkan jiwa. Tahukah engkau kisah mencari mutiara, ternyata tak semudah mendapatkan emas apalagi beras karena ia perlu waktu untuk membentuknya, perlu cangkang yang kuat untuk membungkusnya dan perlu bentukan dan bentukan yang membuatnya menjadi indah dan mulia sehingga ia seakan pujaan setiap orang.

Koleksilah mutiara yang kecil-kecil untuk menghadapi kesulitan yang besar yang mungkin tidak akan pernah kita ketahui dan banyangkan kapan ia akan datang. Miliki dan jangan pernah melupakannya, itu sama dengan pengalaman yang kecil disuatu waktu engkau pasti akan membutuhkannya untuk bergulat menghadapi petarung yang lebih besar. Kemenangan-kemenangan kecil akan membuat kita kuat dan tangguh berhadapan dengan berbagai rintangan yang menghadang di depan. Kekuatan iman dan sandaran kepada Tuhan itulah mutiara orang percaya. Melihat tangan Tuhan berkerja di setiap bagian kehidupan ini merupakan hal yang istimewa. Kita akan terus diukir dan dibentuk serta di bawa untuk semakin dalam mengenal-Nya. Sebab mutiaramu adalah kehidupanmu bersama dengan-Nya.

Hari ini saya belajar tentang kehidupan Daud dari 2 Samuel 17:24-37, menarik Daud adalah pria yang masih sangat muda belia dan tak ada seorang pun yang mengakui keberadaannya.  Ia dianggap masih kurang berpengalaman, dianggap sebagai seorang adik yang tidak tahu diri, namun pengalamannya bersama dengan Tuhan dipadang gurunlah yang memberanikan untuk menghadapi seorang Goliat yang hanya berani berteriak-teriak dan mencemooh Allah Israel. Ternyata modal kehidupan Daud adalah kebersamaannya dengan Allah ketika berhadapan dengan kawanan binatang buas yang berusaha untuk memangsa domba dua tiga ekor peliharaannya.  Ia memang masih muda dan tak berpengalaman di medan perang tetapi sudah berkali-kali ia melihat tangan Tuhan bekerja dan melindunginya.  Jadi koleksi pengalaman yang indah bersama dengan Tuhanlah yang membuat dia berani maju menghajar Goliat yang sombong itu.  dia tak gentar sedikit pun. Apakah kisah ini akan menjadi kisah kita juga? Saya rasa sangat tergantung dengan pengalaman hidup kita bersama dengan Tuhan bagaimana, bisa saja kita takut dan lari saat masalah itu datang.  Karena tak ada pengelaman apa-apa dalam hidupan bersama dengan Tuhan.  Namun bisa saja kita berani dan maju karena ada mutiara kehidupan yang menyakinkan kita bahwa tangan Tuhan menopong semua orang yang melakukan kehendak-Nya untuk hormat nama-Nya. Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani sesuai dengan Karunia

Jika karunia untuk melayani , baiklah kita melayani ; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasehati, baiklah kita menasehati. Roma 12:7,8 Karunia adalah suatu anugerah khusus yang diberikan oleh Allah kepada para pengikut Kristus untuk membangun Jemaat-Nya sehingga mereka boleh menikmati kehidupan yang penuh sukacita, damai sejahtera, serta dapat melakukan peribadatan yang benar kepada Allah dan dapat bertumbuh melaluinya. Di dalam 1 Korintus 12, kita dapat menemukan macam-macam karunia yang Tuhan anugerahkan kepada orang percaya.  Karunia bukanlah menjadi ajang untuk pertunjukan atau ajang pamer kemampuan rohani, tetapi menjadi kesempatan untuk orang percaya memberitakan tentang kemurahan Allah dan kasih-Nya kepada sesama orang percaya dan kepada mereka yang belum percaya. Kita sadar bahwa masing-masing orang memiliki karunia yang berbeda-beda, karena itu sangatlah baik kalau perbedaan karunia menjadi kesempatan untuk saling memperlangkap...

Kalkulasi Untung Rugi

Disetiap dimensi kehidupan setiap orang sering berhitung tentang untung atau rugi. Bila untung dijalani dan bila rugi maka berhenti. Tak ada orang yang rela rugi semua orang ingin untung. Untung dianggap rejeki sementara rugi dianggap buntung. Nilai materi menjadi takaran di sana. Setidaknya kuantitas menjadi bertambah dari sebelumnya. Memang betul di dalam dunia usaha semuanya itu berlaku dan harus terjadi. Namun bagaimana dengan dunia sosial? Yang memang tidak ada yang dijual agar orang membelinya dan agar dia mendapat untung. Menariknya untung rugi pun menjadi takaran yang harus terjadi di sana. Dunia religi pun tak mau kalah. Dari agama yang kita anggap tidak benar sampai kepada agama yang kita anut sekalipun untung rugi tetap menjadi penentu. Siapa yang untung dan siapa yang rugi menjadi tak jelas. setiap orang datang kepada Tuhan ingin sesuatu yang menguntungkan, dengar saja perkataannya saat pulang dari gereja, "aku tadi gak dapat apa-apa"...

Anak Panah di Tangan Pahlawan

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan,  demikianlah anak-anak pada masa muda. Mazmur 127:4 Pada hari ini saya membaca sebuah buku yang sangat bagus yang berjudul, Pelajaran dari Ayah ditulis dan dikumpulkan oleh Joan Aho Ryan.  Pada halaman 27 dia mengutip kata-kata Will Rogers Jr., yang berbunyi " Warisan kepada anak-anaknya bukan kata-kata atau harta milik, tetapi harta karun yang tak terucapkan, harta karun teladannya sebagai seorang pria dan seorang ayah.  Lebih dari apa pun yang kumiliki, aku berusaha mewariskan itu kepada anak-anakku."     Pahlawan yang sudah mahir memanah tidak akan pernah salah membidik sasarannya.  Anak panah adalah andalan bagi seorang pahlawan. Seorang pahlawan tidak pernah salah memperlakukan anak panah yang dia punyai, ia akan menaruhnya dalam tabung panah dengan baik dan mempergunakannya tepat pada waktunya.  Berbicara tentang anak, bukan hanya berbicara tentang pribadi yang lucu saat ia di...