Langsung ke konten utama

Wajah di Koin



Mat 22:15-22 menggambarkan sebuah peristiwa di mana Tuhan Yesus sedang coba dijebak oleh orang-orang Farisi. Mereka bertanya pada Tuhan mengenai apakah orang-orang wajib membayarkan pajak? Namun Yesus meminta sebuah koin dan menanyakan kepada orang Farisi. “Gambar siapakah yang ada di koin itu?” Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." (Ayat 21). 

            Ibarat diri kita adalah sebuah koin, kita perlu bertanya gambar siapakah yang ada di dalam diri kita masing-masing? Apakah gambar seorang kaisar? Sehingga kita memiliki hasrat untuk berkuasa, apakah dalam dalam diri kita ini ada gambar Tuhan, sehingga hidup kita semua merepresentasikan Kristus dan kita adalah milik Tuhan dan akan diberikan kepada Tuhan? Atau jangan-jangan dalam diri kita terdapat gambar iblis? 

            Sebagai orang percaya, wajib masing-masing melakukan koreksi diri mengenai hal apakah yang mendominasi hidup kita. Wajah Kristus harus terlihat dalam diri kita yang diibaratkan sebuah koin, sehingga jelas kita adalah milikNya dan kita dimeteraikan olehNya. 

Penulis:
Mikael Prananto



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah setelah seseorang mati masih ada pengadilan?

Tanya: Katanya di saat meninggal kita orang beriman dan terpilih langsung naik ke surga seperti halnya penjahat yang sama2 di salib dengan Yesus yang langsung naik ke surga alias gak ada lagi pengadilan? Tetapi di pengakuan iman rasulit tertulis: dan dari sana Ia akan mengadili orang yang hidup dan yang mati? jadi masih ada pengadilan? K alau tidak dapat mahkota, kita jadi apa? Apakah dibuang juga ke lautan api? Jawab:  Menjawab pertanyaan tersebut silahkan baca Pengkhotbah 3:17;11:9;12:14, 2 Timotius 4:1-8 dan 2 Korintus 5:10 serta Yohanes 3:16. Ayat-ayat tersebut memberitahu kita bahwa semua orang akan menghadap tahta pengadilan Allah yang suci.  Orang yang percaya diadili berdasarkan tentang apa yang dikerjakannya selama hidupnya.  Hal ini tidak berbicara tentang apakah dia diselamatkan atau tidak karena setiap orang tebusannya pasti diselamatkan.  Tetapi pengadilan ini dimaksud untuk penentuan pemberian mahkota (2 Tim 4:7-8).  Hal...

Pembaharuan Budi

Menjadi suatu proyek yang sangat penting bagi orang Kristen untuk melakukan dan mengalami pembaharuan budi di dalam dirinya sebagai orang yang percaya kepada Kristus sehingga terus bertumbuh dan dibagun di atas dia dengan kokoh.  Roma 12:2, menegaskan bahwa kita hidup, "Jangan menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." Suatu kali ada seorang anak laki-laki berusaha untuk membuka kuncup bunga.  Dengan sangat hati-hati ia memegang bunga itu, tetapi akhirnya kelopak-kelopak bunga itu malah hancur di tangannya.  Dengan merasa sangat jengkel, ia memandang ibunya dan bertanya, "Mengapa kuncup bunga ini hancur ketika aku mencoba untuk membukanya?" Terkejut oleh kedalaman pertanyaan anaknya, sang ibu menjadi terdiam.  Kemudian anak laki-laki itu berseru "Oh, saya tahu! Waktu Allah membuka bunga ini, ia membukanya da...

Bumbu Kehidupan

Bumbu bukan hanya faktor untuk menyedapkan suatu rasa tetapi memang faktor utama yang menentukan rasa suatu makanan sehingga pertanyaan orang bukan hanya sekedar rasa, tekstur, kenikmatan makanan tetapi lebih dalam lagi sebetulnya bumbu apa sih yang dimasukan.  Bumbu tentu menjadi ciri khas dari seorang master chef.  Itu sebab dalam ajang perlombaan orang bisa masak-masakan yang sama dengan bumbu yang sama namun hasilnya berbeda karena berapa banyak dan cocoknya perpaduan bumbu dengan masakan menjadi kekuatan yang menimbulkan rasa yang semestinya. Orang yang handal mampu memperpadukannya dengan kelihaian dan  seni di dalam bubuhan bumbu dan bahan mentah yang berpadu.  Sehingga sekali kita mencicipinya rasanya sudah membuat kita bergairah untuk melahap makanan itu dan tanpa sadar kita sudah dibuai olehnya.  Saya termasuk orang senang memasak dan saya dapat mengatakan bahwa masakan saya sangat enak paling tidak itulah pujian anak saya kepada saya.  Me...