Langsung ke konten utama

Postingan

"Sebotol Racun yang Mengubah Semangat Hidup"

  Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku ! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur. Mazmur 143:7   Seorang pria mendatangi seorang sufi yang diseganinya, “Tabib, saya bosan hidup. Rumah tangga berantakan. Usaha kacau. Saya ingin mati saja.” Sang sufi tersenyum, “Oh, kamu pasti sedang sakit, dan penyakitmu pasti bisa sembuh.” “Tidak sufi, tidak. Saya sudah tidak ingin hidup lagi, saya ingin mengakhiri hidup saya ini saja,” tolak pria itu.  “Baiklah kalau memang itu keinginanmu. Ambil racun ini. Minumlah setengah botol malam ini, sisanya besok sore jam 6. Jam 8 malamnya engkau akan mati dengan tenang.” Pria itu bingung. Pikirnya setiap Sufi yang ia pernah datangi selalu memberikannya semangat hidup. Tapi yg ini sebaliknya dan justru menawarkan racun. Sesampainya di rumah, ia minum setengah botol racun yang diberikan Sufi tadi. Ia memutuskan makan malam dengan keluarga di restor...

Hati Seorang Pemimpin

Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. Yohanes 13:4-5. Meskipun Yesus telah tahu, bahwa saatnya sudah tiba bagi-Nya untuk kembali kepada Bapa di Surga.  Namun hatinya tetap berkobar-kobar dalam mengasihi dan melayani murid-murid-Nya.  Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. Dengan hati yang penuh kasih Ia menanggalkan jubah-Nya. Dengan sukacita Ia mengambil kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. Dan dengan tangan yang penuh kuasa Ia menuangkan air serta membasuh kaki murid-murid-Nya. Siapa yang tidak heran dan takjub dengan perbuatan-Nya yang Agung itu.  Sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh pemimpin-pemimpin yang lain, termasuk pemimpin agama.  Sampai-sampai Petrus heran dan berkata, "Tuhan, Engkau...

Tuhan memperbaiki Blackberryku yang sudah di Vonis Rusak

dan apa juga yang kamu minta   dalam nama-Ku , Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Yohanes 14:13 Pada hari Selasa, 05 Mei 2014 handphone blackberryku mengalami error.   Berkali-kali   telah kucoba untuk melakukan restart dengan mencabut battrey lalu memasangnya kembali.   Hal yang ku lakukan itu pun tidak ampuh.   Ketika battrey sudah terpasang malah tidak mau loading sama sekali.   Kondisi tersebut membuat hatiku geram.   Tapi apa dikata aku pun harus menyerah dengan kondisi tersebut.   Dari pukul 06:00   pagi hari sampai pukul 17:00 sore tidak ada tanda-tanda datangnya keajaiban terjadi.   Akhirnya aku putuskan untuk berdiam diri,... tapi anehnya hati kecilku pun berkata “kenapa tidak berdoa saja minta kepada Tuhan?” akhirnya aku berdoa dan ku katakan kepada Tuhan dengan rasa geli dan malu, “Tuhan Blackberry yang ada di tanganku ini battreynya sudah rusak, hamba-Mu berdoa kiranya Engkau menjama...

Burung-burung pun Tuhan Pelihara

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? Matius 6:25-26 Saya bersyukur bahwa hampir setiap pagi, saya bisa mendegarkan kicauan burung dan melihatnya datang di halaman rumah saat burung-burung tersebut menikmati beras yang sengaja di tabur oleh Annabelle di depan rumah setiap hari.   Yang saya pelajari dari burung-burung tersebut yaitu mereka membutuhkan makan setiap hari.   Jumlah mereka begitu banyak.   Akan tetapi anehnya mereka bisa tetap hidup setiap hari.    Hal ini mengingatkan kepada saya akan perkata...

Pesta Pelayanan yang Sejati

Pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.  (1 Korintus 11:23b-26) Membaca bagian ayat ini membawa kita untuk semakin sadar bahwa sebuah pelayanan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus pun pada saatnya akan "berakhir".  Untuk selanjutnya Ia tidak akan bersama-sama dengan murid-murid lagi.  Dalam Injil Yohanes 14:19, Ia memberitahukan kepada murid-murid-Nya bahwa " Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup ...

Kekuatan Yang Tersembunyi

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;     carilah, maka kamu akan mendapat;  ketoklah , maka pintu akan dibukakan bagimu.    Matius 7:7 Ayat di atas memberitahukan kepada kita bahwa di dalam hidup ini kita memiliki pengharapan dan pengharapan itu ada di dalam Yesus.  Yesus memberitahukan kepada kita bahwa ketika kita meminta maka Bapa di Surga akan memberikan, ketika kita mencari maka Bapa di Surga membuat kita mendapat, dan ketika kita mengetok pintu maka Bapa di Surga membukakan pintu bagi kita. Allah adalah sumbernya dan kita patut berharap, berserah dan mengadu kepada sang sumber itu.  Tidak ada hal yang mustahil untuk Ia kerjakan, asal kita mau terus berharap pada-Nya.  Melalui apakah kita bersandar dan berharap pada-Nya? Kita bisa berserah dan berharap pada-Nya melalui doa kita, sebab di dalam doa kita terletak "kekuatan yang tersembunyi.  Seorang teman pernah memperbaharui status facebooknya dengan kata-kata sebagai beri...

Menentukan Prioritas

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,  maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Matius 6:33 Masalah terbesar di dalam hidup manusia adalah bagaimana ia mampu secara tepat menentukan prioritas tertinggi dalam hidupnya.  Banyaknya aktivitas dalam kehidupan, mimpi yang disimpan di dalam hati, dan terkadang adanya kekhawatiran-khawatiran di dalam menapaki hidup ini sering kali membuat kita melakukan kegiatan-kegiatan tanpa prioritas yang jelas.  Sehingga tidak heran waktu habis terbuang, pikiran dan tenaga terkuras bahkan pengeluaran keuangan menjadi tidak terarah.  Mengapa semuanya itu terjadi? itu semua terjadi karena hidup yang dijalani tanpa prioritas yang jelas. Stuart Briscoe, dalam bukunya yang berjudul "Perampok-Perampok Waktu" menyampaikan bahwa formula termasyhur di dalam kehidupan manusia seharusnya adalah "Allah di tempat pertama, keluarga di tempat kedua, pekerjaan di tempat ketiga." Ia menambahkan bahwa ia sependapat den...