Seorang teman yang berdomisili di Surabaya merasa tergerak mengikuti misi penginjilan mendatang ke pulau Timor. "Persiapan apa saja yang bisa saya lakukan sebelum trip itu?" tanyanya. "Menurut saya, soal teknis bukan hal yang terpenting. Persiapan hati dan pemurnian motivasi yang lebih penting," jawabku. "Dengan teliti dan sungguh-sungguh, engkau harus bertanya kepada hatimu: apakah ini benar-benar api penginjilan atau cuma pupuk untuk kesombonganmu? Sebagai hamba atau hanya sebagai orang yang terlihat rohani? Benar-benar pelayanan atau hanya ajang aktualisasi diri? Untuk memuliakan Allah atau hanya memuliakan diri?" tanyaku. Untuk pertanyaan-pertanyaan seperti ini, hanya hatimu yang tahu jawabannya. Dalamnya lautan bisa diukur, tapi apa isi hatimu hanya Allah dan engkau yang tahu. Karena itu, K ekristenan tidak pernah tertarik melihat aktivitas, nominal, dan statistik; tapi selalu mengenai motivasi hati. Simply , cuma itu yang bera...